Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

MINGGU SORE : "SEPAKBOLA (Yang) MENYATUKAN"

Sebuah Fiksi: Minggu sore di Pekan Terakhir di 2020, Usai libur natal dimana waktu luang dihabiskan bersama keluarga. Mengakhiri pekan terakhir dengan merumput adalah pilihan bagi sebagian kawanku. Disaksikan oleh anak, istri, kawan sejawat serta sanak family. Menjadi penambah riuh dan semangat serta hiburan tersendiri, bagiku, bagi kami dan bagi semua yang ada di sebuah lapangan sore kemarin.  Laga yang mempertemukan tim tim dengan berbagai macam latar belakang dan keaadaan ekonomi, semua lebur dan berbaur dalam permainan. Terbagi menjadi 4 tim, 5 game, masing-masing 15 menit x 2 babak. Waktu yang Singkat dan sangat jauh dari standard, tapi cukup membuat Pak RT sebagai pemain tengah kewalahan ketika harus berhadapan dengan lawan yang lebih muda. Bola pun sering hilang di tengah saat membangun serangan. Pak Hansip  dengan kepala plontos yang kemarin sore berposisi dibagian belakang atau full back pun tak jarang memaki Pak RT.  Hal itu menjadi hiburan tambahan para pemain ...

JELANG PAGI, MENUJU PAKANSARI

Secara massive, teman teman supporter Persijap Fans mulai bergerak satu arah menuju titik penentuan di bumi padjajaran. Dari timur sampai utara kota Jepara, semua bersiap untuk menjadi saksi untuk melihat Persijap mengangkat Piala.  Melihat Persijap jadi perbincangan di media masaa keesokan harinya,timeline sosial media sampai laman berita. Dan akhirnya, 29 Desember 2019 nama Persijap Jepara terpampang di website resmi federasi PSSI.  Tetapi bukan itu yang menjadi tujuan kawan kawan memberangkatkan diri menuju Stadion Pakansari. Atas nama cinta dan sebuah dedikasih, hati selalu memanggil untuk menemani kemana pun Persijap pergi. Dan memang 2019 adalah tahun yang luar biasa bagi Persijap Jepara. Hampir di setiap laga selalu menunjukan tren positive kitalah calon juaranya. Mulai dari Blitar, Ngawi, sampai laga Tandang yang terasa seperti laga kandang di Kendal. Semua dilalui oleh teman teman dengan sangat luar biasa. Dan soal Juara, Kita sudah lebih dulu merasakanya di Gresik. K...

MEMOAR DI GRESIK; SATU LANGKAH MENUJU PUNCAK

Memoar di Gresik Delapan besar akan dilakoni Persijap di Gresik Jawa Timur dengan sistem home tournament satu grup bersama Semeru FC, Perseta Tulungagung, dan tim asal Gresik sendiri PSG Sunan Giri. Target naik kasta tahun ini rasanya realistis jika mengaca pada laga-laga sebelumnya yang telah dijalani Laskar Kalinyamat, hingga per-delapan final Persijap hanya mengantongi satu kekalahan saja pada fase 32 besar, namun di fase kali ini dengan jadwal yang sangat padat Pian Sopian dan kawan-kawan dituntut lebih ekstra dengan kendala recovery pemain, sekaligus pelatih harus cerdik meramu komposisi tim dan dipastikan setiap laga adalah final. Perihal tersebut Sahala telah membuktikannya di laga pertama dengan mengandaskan perlawanan PSG Sunan Giri dengan skor meyakinkan 0-2 sekaligus menjadi modal penting guna menatap laga selanjutnya melawan Semeru FC. *** Minggu itu adalah hari yang menjemukan bagiku, karena satu dan lain hal maka di laga pertama aku tidak dapat mengikuti teman-teman yang ...