Langsung ke konten utama

KAMI MASIH ADA!



2 bulan lebih sedikit yang lalu, Persijap Junior di Ajang Soeratin berhasil menyigkirkan PSIS Junior dalam lanjutan Piala Soeratin 2018.
Dan hari ini, 23 November 2018 Giliran Persijap Senior yang harus berusaha keras untuk menyingkirkan PSIS di Babak 64 besar Piala Indonesia 2018.

Meskipun Persijap mengalami kekalahan dan tidak lolos ke tahap selanjutnya, setidaknya permainan yang di tujukan oleh tim elang laut dada putih tidak begitu mengecewakan. Melakoni laga kandang dengan Dukungan penuh secara langsung , sedikit membuat permainan lebih Rapih, Menurut saya yang memperhatikan pertandingan. Ternukti PSIS baru mampu menjebol gawang Persijap setelah menit '70 di babak ke dua.

Kedisiplinan lini belakang dan kerasnya permainan di lini tengah tidak terlalu di maksimalkan dengan baik oleh lini depan sehingga banyak sekali peluang yang terbuang sia sia.

Dan hasil sore ini bisa jadi evaluasi, apakah kita benar benar bisa dan pantas untuk Kembali

Yang pasti, Kami Masih Ada!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEPARA DARI KEJAUHAN MATA

  Oleh : Sun Semper Chi Alarm berdering pukul lima pagi. Badanku terasa berat. Kedua kelopak mata terasa  mengunci tak mau dibuka. Jemariku mulai merambat ke arah suara. Kuintip sebentar, masih terlalu pagi untukku yang tinggal di bilik kos tanpa orang tua. Bunyi alarm hilang diganti suara berisik tetangga. Jarak jendela kamar tidak sampai tiga meter dari bibir jalan. Mungkin lewat celah-celah ventilasi. Obrolan pagi hingga suara knalpot motor tua. Pagiku sering kali terganggu dengan suara masyarakat urban di tengah kota. Tak apalah, toh juga mereka tidak sampai menyiramiku karena bangun kesiangan. "Apa yang baru dengan hari ini? Sepertinya masih sama dengan pagi-pagi kemarin," pikirku seraya menata posisi untuk tidur kembali. ”Siapa tahu kali ini sepak bola Jepara mau berbenah,” seperti biasa, aku sering kali berkhayal. Musim baru, tetapi terasa hambar seperti musim-musim sebelumnya. Beberapa pemain silih  berganti. Beberapa masih bertahan. Pelatih baru mengganti pelatih...

Buruh dan Sepakbola, Kami bagian dari keduanya.

Lahir, besar dan hidup di kota yang perlahan tapi pasti berkembang menjadi kota industri, sedikitnya diantara kami ada yang mengadu nasib sebagai petugas keamanan, operator fork lift, atau memantau dari ketinggian sebuah tower dan berbagai profesi lain nya didalam sebuah perusahaan. Dengan latar belakang kami sebagai penggemar fanatik dari sebuah klub sepakbola, suasana ketika bekerja menjadi berbeda ketika satu sama lain diantara kami memiliki kecintaan yang sama. Solidaritas, Tenggang rasa dan kebersamaan jauh lebih harmonis ketika kami tau bahwa Sepakbola dapat menyatukan kita, termasuk dalam dunia kerja. Dan bagi saya pribadi, memaknai hari buruh setiap tahun nya adalah seperti sebuah agenda dimana kami bagian dari Kelas Pekerja dan Supporter Sepakbola. Selamat Hari Buruh ✊

MENJAGA HEGEMONI

Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan di laga kandang pada lanjutan liga super indonesia 2010/2011      Saat aku menginjak usia remaja, dalam hidupku aku belum mengetahui apa keinginanku, Apa yang membuat hidup terasa greget, semangat dan lain sebagainya. Dirumah aku memiliki seorang kakak sepupu laki laki. Aku tidak tau kala itu apa kegiatan kesukaanya selain mengukir, Jepara memang terkenal sebagai kota ukir, dan kakak ku ini,Siswanto namanya. Dia sangat hebat sekali untuk soal mengukir. Dan inilah salah satu hasil karyanya. Hari hari biasanya kami memetik Jagung dan Mangga di kebun. Menghisap sebatang tebu yang sangat manis di sebrang kali. Setiap hari kita lakukan itu sepulangnya dari sekolah. Dan pada malam hari, Kita Menghabiskan malam untuk Menyaksikan aksi Landon Donovan di layar kaca pada putaran Piala Dunia 2006 sebelum akhirnya,Kakak ku ini menjadi penggemar berat Fernando Torres sejak dia bersinar di Euro 2008. Mas Sis Bercerita tentang seora...