Langsung ke konten utama

Memberontak si Pemberontak.


Jujur saja ada rasa pesimis ketika mengetahui bahwa kami harus bertandang ke Jawa Timur sejak pembagian Grup. Bukan tanpa alasan,rekor buruk untuk setiap lawatan kesana masih menghantui bagi saya pribadi.
Ditambah,Jika melihat Blitar dan PSBK, Mereka merupakan Klub yang cukup 'Keras' . Dan hasil dari Engine Search di Google atau Youtube pun akan ditemui bahwa PSBK bukan tim yang mudah untuk di kalahkan.

Namun, Melihat niat tulus kawan-kawan yang berniat untuk mengawal dan menemani Persijap Jepara ke Blitar bisa jadi sedikit seperti obat pereda nyeri atau sedikit menenangkan bahwa , "Ya,Persijap tak akan berjuang sendirian."

Dan ketika harinya tiba, Beberapa kawan sudah berada di kota Blitar. Ada yang berziarah ke Makam Bung Karno, atau sekedar menikmati kota Blitar. Hingga Kick Off pun berlangsung.

Mengenakan Jersey Away untuk Pertama kalinya secara resmi dalam pertandingan di Liga 3, Permainan berjalan menarik, beberapa kesalahan yang terjadi di laga sebelumnya sudah sedikit di Evaluasi. dan akhirnya pemberontakan awal dilakukan oleh Rizki Hidayat yang berhasil mencetak Goal pembuka di laga tersebut. dan beberapa menit berselang , Faldi Adestama menambah keunggulan. Babak pertama sementara unggul 0-2 untuk Persijap hingga turun minum.

Tak di duga Richard Gilbert justru menambah keunggulan di Babak kedua,hal tersebut membuat PSBK tertinggal cukup jauh,dan meskipun PSBK berhasil mencetak Goal,namun Skor Akhir 1 - 3 untuk kemenangan Persijap bertahan hingga peluit panjang.

Maaf Bung,Cucu Kartini memberontak kali ini. Perjalanan kawan-kawan sejauh 300 KM lebih menjadi terbayar rasanya dan besok kita harus siap lagi untuk menghadapi laga laga lain dan perjalanan panjang yang masih cukup berat. Selanjutnya,Ngawi. Semoga bisa seperti 2 Pertandingan kemarin dan kita mencuri Poin.

Selamat Merayakan Hingar Bingar Di Kota Blitar,Jangan lupa untuk laga tandang selanjutnya,Persiapkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEPARA DARI KEJAUHAN MATA

  Oleh : Sun Semper Chi Alarm berdering pukul lima pagi. Badanku terasa berat. Kedua kelopak mata terasa  mengunci tak mau dibuka. Jemariku mulai merambat ke arah suara. Kuintip sebentar, masih terlalu pagi untukku yang tinggal di bilik kos tanpa orang tua. Bunyi alarm hilang diganti suara berisik tetangga. Jarak jendela kamar tidak sampai tiga meter dari bibir jalan. Mungkin lewat celah-celah ventilasi. Obrolan pagi hingga suara knalpot motor tua. Pagiku sering kali terganggu dengan suara masyarakat urban di tengah kota. Tak apalah, toh juga mereka tidak sampai menyiramiku karena bangun kesiangan. "Apa yang baru dengan hari ini? Sepertinya masih sama dengan pagi-pagi kemarin," pikirku seraya menata posisi untuk tidur kembali. ”Siapa tahu kali ini sepak bola Jepara mau berbenah,” seperti biasa, aku sering kali berkhayal. Musim baru, tetapi terasa hambar seperti musim-musim sebelumnya. Beberapa pemain silih  berganti. Beberapa masih bertahan. Pelatih baru mengganti pelatih...

Buruh dan Sepakbola, Kami bagian dari keduanya.

Lahir, besar dan hidup di kota yang perlahan tapi pasti berkembang menjadi kota industri, sedikitnya diantara kami ada yang mengadu nasib sebagai petugas keamanan, operator fork lift, atau memantau dari ketinggian sebuah tower dan berbagai profesi lain nya didalam sebuah perusahaan. Dengan latar belakang kami sebagai penggemar fanatik dari sebuah klub sepakbola, suasana ketika bekerja menjadi berbeda ketika satu sama lain diantara kami memiliki kecintaan yang sama. Solidaritas, Tenggang rasa dan kebersamaan jauh lebih harmonis ketika kami tau bahwa Sepakbola dapat menyatukan kita, termasuk dalam dunia kerja. Dan bagi saya pribadi, memaknai hari buruh setiap tahun nya adalah seperti sebuah agenda dimana kami bagian dari Kelas Pekerja dan Supporter Sepakbola. Selamat Hari Buruh ✊

MENJAGA HEGEMONI

Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan di laga kandang pada lanjutan liga super indonesia 2010/2011      Saat aku menginjak usia remaja, dalam hidupku aku belum mengetahui apa keinginanku, Apa yang membuat hidup terasa greget, semangat dan lain sebagainya. Dirumah aku memiliki seorang kakak sepupu laki laki. Aku tidak tau kala itu apa kegiatan kesukaanya selain mengukir, Jepara memang terkenal sebagai kota ukir, dan kakak ku ini,Siswanto namanya. Dia sangat hebat sekali untuk soal mengukir. Dan inilah salah satu hasil karyanya. Hari hari biasanya kami memetik Jagung dan Mangga di kebun. Menghisap sebatang tebu yang sangat manis di sebrang kali. Setiap hari kita lakukan itu sepulangnya dari sekolah. Dan pada malam hari, Kita Menghabiskan malam untuk Menyaksikan aksi Landon Donovan di layar kaca pada putaran Piala Dunia 2006 sebelum akhirnya,Kakak ku ini menjadi penggemar berat Fernando Torres sejak dia bersinar di Euro 2008. Mas Sis Bercerita tentang seora...