![]() |
| Jersey Away Hitam yang membawa Persijap Juara mengalahkan PSKC Cimahi pada 29 Desember 2019 di Partai Final Liga 3 Indonesia 2019 |
Hallo, Apakabar, Semoga Sehat selalu.
Pertama Tama saya ucapkan Selamat, Untuk Tim Laskar Kalinyamat,Persijap Jepara yang berhasil menjadi Jawara Liga 3 Musim 2019 dan Naik Kasta ke Liga 2.
Setelah penantian panjang selama 17 Tahun setelah terakhir kali Persijap mempersembahkan sebuah Trophy untuk Kota Jepara . Semoga ini menjadi Awal yang baik untuk kita semua terutama warga Jepara. Menjadikan semangat yang lebih Positive untuk menjalani hari hari yang cukup berat.
Dan hampir 2 pekan berlalu setelah Juara dan Usai Libur Natal dan Tahun Baru. Kini kita menatap kembali Liga 2 '2020 dan Musim ini dengan optimis. Tentu dengan segala Persiapan dan segala sesuatu yang lebih matang karena Liga 2 tentu lebih berat nantinya.
Tim sendiri sudah terlihat mempersiapkan langkah awal dengan mempertahankan Pelatih Sahala Saragih untuk melatih kembali musim ini. Dan untuk pemain sendiri belum ada kabar terbaru hingga Kamis, 09/01/2020 ini.
Tidak ada salahnya bukan, saya pribadi mengutarakan pendapat tentang Persiapan tim di Musim 2020 ini? Salah satunya adalah Apparel dan Seragam Tim.
Musim 2019 Persijap di Supply oleh Brand asal Malaysia, Kaki Jersi dengan Kualitas yang Cukup Baik . Inovasi terlihat dari Logo Klub dengan perpaduan Karet dan Bordir dalam versi Player Issue. Suatu hal baru untuk tim Persijap karena memang dari Tahun ke Tahun menggunakan Bordir, Sablon dan Polyflex.
Musim 2019 Persijap di Supply oleh Brand asal Malaysia, Kaki Jersi dengan Kualitas yang Cukup Baik . Inovasi terlihat dari Logo Klub dengan perpaduan Karet dan Bordir dalam versi Player Issue. Suatu hal baru untuk tim Persijap karena memang dari Tahun ke Tahun menggunakan Bordir, Sablon dan Polyflex.
| Koleksi milik Jepara Second Stuff |
Namun, saya ingin 'Disclaimer' terlebih dahulu bahwa saya ndak "Expert" soal Jersey, Dan saya ga pernah kepikiran ngoleksi Karena butuh biaya extra dan penyimpanan yang harus telaten, secara saya agak teledor. Hehe. Jika dibilang me-review ndak juga , tentu saya menempatkan diri sebagai konsumen dari Jersey yang saya beli saja. Ditambah, saya hanya sebagai seorang Fans dari sebuah Klub lokal yang tidak ada hak untuk menentukan Apparel apa yang Mestinya Klub ini gunakan untuk menjalani Liga di Musim Musim yang akan datang. Akan tetapi, akhir akhir ini saya jadi sedikit tergugah untuk 'Merangkum' Seragam yang merupakan Bagian dari sejarah setiap klub yang tidak dapat di lepaskan. Sebuah Identitas dan.. Apalagi? Wah silahkan mendeskripsikan sendiri, makna jersey itu apa ya
Dalam tulisan yang agak serius dan *bahaya kali ini, hehe. Mungkin ada beberapa Jersey dan Apparel yang akan saya cantumkan yang pernah menjalin Kerja Sama dengan Persijap. Jersey Terbaik menurut saya berdasarkan hasil penelusuran saya, Saya temukan beberapa Artikel Jersey Persijap sejak musim 1998. Namun untuk pertama kali Jersey Persijap yang memang di Supply oleh pihak Apparel adalah Tahun 2001 era Liga Bank Mandiri.
*bahaya : butuh referensi terpercaya.
*bahaya : butuh referensi terpercaya.
Ini adalah jersey Persijap Jepara pada Liga 2 Musim 2017. Kenapa saya katakan jersey ini yang terbaik? Karena sudah naik kasta ke Liga 2 lagi? Bukan.. Tapi menurut pandangan saya Pribadi, Jersey Persijap pada musim ini dan dengan apparel MBB ini adalah yang Terbaik, Dari segi Bahan dan Designnya. Dengan Kualitas yang Sangat Baik dan Design yang mengangkat kearifan Lokal, Jersey ini sangat mempresentasikan Persijap dan Kota Jepara. Ditambah, Apparel lokal, BANGGA! . Tapi, Bukan berarti yang lain ga bagus,Sama Bagusnya Semua karena merupakan Saksi dari Perjalanan sebuah Klub. Karena Pada beberapa musim sebelumnya Persijap menggunakan apparel lokal asal Bandung, Vilour, yang mana pada masa itu (Musim 2007/2008 dan 2008/2009) bisa di katakan secara kualitas memang sudah cukup baik. Namun, MBB ini memiliki keunggulan secara Design yang Futuristik,Cocok lah tuk hadapi 'Modern Football' yang cukup mengedepankan Busana Aktor Lapangan Hijau. Dan alasan lain, mengingat Apparel ini Lokal, Sebenarnya dan Seharusnya, Pada masa itu Bukan suatu masalah untuk memenuhi permintaan pasar.
Untuk Apparel Luar Negri sendiri,
Pada musim 1998 Persijap mengenakan apparel Nike, dengan sponsor "CLASSIC FURNITURE."
Dan untuk DIVISI SATU musim 1999 , Persijap menggunakan Apparel PUMA dan CLASSIC FURNITURE masih menjadi Sponsor Utama kala itu.
Baik NIKE atau PUMA, Belum ada bukti kuat bahwa Persijap di Sponsori oleh kedua Apparel tersebut.
Divisi Utama.
Berdasarkan Artikel yang saya temukan, Persijap baru di supply Jersey oleh Liga pada gelaran Ligina VII / Liga Bank Mandiri 2001, pasalnya sejak era Ligina I musim 1994, Memang Liga Indonesia mensuplly kebutuhan Jersey untuk seluruh tim peserta. Berikut artikel yang memberitakan Apparel penunjang liga.
Mungkin, Jika Persijap lolos pada musim 1997/1998 akan mendapat supply Jersey Reebok seperti pada gambar ini.
Dan Pada Liga Bank Mandiri 2001, Supply yang di terima oleh Persijap Jepara adalah berupa seperangkat Kostum Nike yang merupakan Sebuah Teamwear Merah Polos.
Pada musim 1998 Persijap mengenakan apparel Nike, dengan sponsor "CLASSIC FURNITURE."
![]() |
| Persijap Jepara 1998. |
Dan untuk DIVISI SATU musim 1999 , Persijap menggunakan Apparel PUMA dan CLASSIC FURNITURE masih menjadi Sponsor Utama kala itu.
![]() |
| Persijap Jepara 1999/2000. Jersey yang mengantarkan Persijap Promosi ke Divisi Utama 2001. |
Divisi Utama.
Berdasarkan Artikel yang saya temukan, Persijap baru di supply Jersey oleh Liga pada gelaran Ligina VII / Liga Bank Mandiri 2001, pasalnya sejak era Ligina I musim 1994, Memang Liga Indonesia mensuplly kebutuhan Jersey untuk seluruh tim peserta. Berikut artikel yang memberitakan Apparel penunjang liga.
| Sumber : Tabloid Bola |
![]() |
| Nilai Kontrak Apparel dengan Liga |
Mungkin, Jika Persijap lolos pada musim 1997/1998 akan mendapat supply Jersey Reebok seperti pada gambar ini.
Dan Pada Liga Bank Mandiri 2001, Supply yang di terima oleh Persijap Jepara adalah berupa seperangkat Kostum Nike yang merupakan Sebuah Teamwear Merah Polos.
(Benar Benar Polos). Entah apakah Management sengaja tidak memasangkan logo,Sponsor,Patch Liga dan lain sebagainya pada Musim itu.
![]() |
| Persijap Jepara , Liga Bank Mandiri 2001 |
Namun,Tim Debutan ini kembali Degradasi , dan harus kembali ke Divisi Satu pada musim 2002 hingga 2004. Meskipun selama 3 Musim di Divisi Satu mengenakan Apparel Nike dan pada musim 2004 menggunakan Adidas, Namun Besar kemungkinan Apparel Tersebut tidak di supply oleh Adidas maupun Nike secara resmi.
Berlanjut, hingga 2005 Persijap kembali ke Divisi Utama , (Kala itu Liga Djarum) . Karena tidak ada Supply dari Liga, Maka Persijap Mengenakan Jersey Merah Merah warna Kebesaran, Tanpa apparel untuk musim 2005 dan 2006.
![]() |
| Persijap Jepara 2005 , Dengan Sponsor Utama BPD Jawa Tengah. |
Baru pada Musim 2007, Vilour menjadi pemasok Jersey bagi Persijap selama 2 Musim, yaitu pada saat Liga Djarum dan Djarum Indonesia Super League.
![]() |
| Penampilan Persijap Pada musim musim ini cukup membanggakan, Setelah lolos ke Liga Super Persijap juga mampu mebembus Semifinal Copa Dji Sam Soe 2009 di Palembang. |
Yang unik, pada musim 2005,2006 dan 2007 , Terdapat Jersey Tandang berwarna Biru.
Pada Liga Super musim 2009 , Sebuah Grup Bisnis , Mitra Adi Perkasa yang merupakan sebuah bisnis retail mensupply Persijap dan beberapa Klub lain seperti PSMS, Persib Bandung, Persebaya, Arema dan PSM Makasar dengan Aparel Diadora
Pada musim selanjutnya di 2010 di Supply oleh Apparel Lotto. Pada musim itu, Persijap dan Beberapa Klub Lain yang di Supply terdapat tulisan "Sport Station" di lengan , Sebuah Toko Perlengkapan Olahraga milik PT. Mitra Adi Perkasa.
![]() |
| Persijap Diadora 2009 |
![]() |
| Klub Lain pada ISL musim 2009 yang menggunakan Apparel Diadora. |
Musim musim ini, Membuat memori Persijap Fans dan Warga Jepara akan mengingat Pemain yang bermain di Persijap melekat dengan Apparel yang digunakan Seperti Diadora, Lekat dengan Pablo Frances dan Eki Nurhakim. Lalu untuk Lotto, tentu Masyarakat Jepara akan selalu ingat Gendut Dony dan Beto Goncalves.
Dan untuk mendapatkan Merchandise berupa Kostum kebesaran Tim, Management melakukan "Jemput Bola"
Pada tahun 2010 guna memasarkan produk original dari Persijap Jepara sendiri , Persijap membuka Stand khusus menjual Atribut Persijap pada gelaran "JEPARA EXPO 2010" yang kala itu berlangsung di Rengging.
Sayang, Dualisme Liga pada musim 2012 membuat geliat sepakbola sempat redup, Termasuk di Jepara. Namun supply apparel tetap ada, yaitu Mitre pada Musim 2012. Persijap Fans akan ingat Sosok J.Lo ,Ex PSIS Semarang tentunya apabila mengingat Mitre di Persijap.
Berlanjut di 2013 , Apparel Lokal besutan CEO Said Basalamah memasok kebutuhan tim. Adalah Red Warrior dengan Corak Batik di bagian Bahu dan Lengan.
Dan kembali bergulirnya Liga Super di 2014 , Persijap kembali di Supply Apparel asal Thailand, Eureka.
Pada musim ini, Mungkin Ada hal yang menurut saya secara pribadi cukup di sayangkan , dan mungkin bisa kita jadikan bahan diskusi. Pada masa itu di 2014, Dengan sudah berkembangnya berbagai platform dari Sosial Media. Tentu memasarkan suatu Produk sudah dengan sangat mudah,bukan? Termasuk dari Eureka sendiri yang mana apabila mereka memang Memasok kebutuhan tim Persijap Jepara, Sudah pasti mereka pun mempostingnya di Akun Sosial Medianya. Pasalnya, beberapa klub yang di supply oleh Eureka, maka dapat kita lihat dan kita ketahui dengan melihat di Postingan Official Account Eureka itu sendiri. Berikut adalah beberapa contohnya.
Termasuk, Persiba Balikpapan.
Bagaimana dengan Persijap?
Berdasarkan analisa sederhana saya, Sudah pasti Pihak Persijap tidak bekerjasama dengan pihak Eureka.
Karena, pada musim itu kita mengenakan sebuah teamwear Eureka seri "ERK A5009" . Berikut adalah penampakan nya.
Apakah ada masalah dengan Teamwear?
Tidak,Tidak sama sekali, Bukan itu permasalahanya. Karena pada 2009 dan 2010 pun kita sebenarnya menggunakan Teamwear dari Diadora dan Lotto. Namun,Kerjasama yang terjalin pun Jelas. Supply dapat memenuhi kebutuhan tim dan Permintaan Konsumen.
Dan pada masa Eureka ini kita jadi mengenal apa itu "Beli Putus"
Pasalnya, Sejak Ligina 1, Bahkan Galatama 1979. Liga Indonesia mengharuskan segala pengelolaan secara Profesional, Termasuk dari Sponsorship dan Supply Apparel.
Ada Hal lain yang cukup di sayangkan, untuk saya Pribadi. Teamwear Eureka ini dijual bebas di Negara Asalnya, Bahkan di gunakan juga oleh Klub (Mungkin Sekelas) Tarkam disana. Namun, Klub Sebesar Persijap, dengan basis supporter yang sangat Banyak, Market yang sangat Luas dan JELAS, tidak ada Supply untuk Supporter yang mampu memenuhi Permintaan. Mungkin hal ini bisa jadi Pelajaran, bahwa pengelolaan apparel harus sungguh-sungguh. Jika hal ini terjadi di Tahun 90an,Wajar.tapi ini di Tahun 2014, Dimana Persijap adalah sebuah nama Besar di Kancah Pesepakbolaan Tanah Air.
Dan berdasarkan sumber yang saya dapat yaitu akun Instagram @fajarrusalem, teamwear merupakan sebuah satu set pakaian yang sudah disiapkan oleh pihak Apparel dan hanya bisa di tambahkan Logo dan Name Set.
Masa Transisi dan Pembelajaran.
Pembekuan PSSI membuat Persijap berlaga di beberapa Turnamen seperti Polda Jateng dan ISC B. Perhelatan bergengsi pada tahun 2015 dan 2016 yang di ikuti oleh Persijap. Apparel Ricksport Dan Calsie digunakan oleh Persijap untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Meski demikian, Pihak Management sendiri sudah berusaha untuk menangani dengan baik masalah Apparel untuk kebutuhan Tim dan Supporter.
Pada musim ini, Mungkin Ada hal yang menurut saya secara pribadi cukup di sayangkan , dan mungkin bisa kita jadikan bahan diskusi. Pada masa itu di 2014, Dengan sudah berkembangnya berbagai platform dari Sosial Media. Tentu memasarkan suatu Produk sudah dengan sangat mudah,bukan? Termasuk dari Eureka sendiri yang mana apabila mereka memang Memasok kebutuhan tim Persijap Jepara, Sudah pasti mereka pun mempostingnya di Akun Sosial Medianya. Pasalnya, beberapa klub yang di supply oleh Eureka, maka dapat kita lihat dan kita ketahui dengan melihat di Postingan Official Account Eureka itu sendiri. Berikut adalah beberapa contohnya.
Termasuk, Persiba Balikpapan.
Bagaimana dengan Persijap?
Berdasarkan analisa sederhana saya, Sudah pasti Pihak Persijap tidak bekerjasama dengan pihak Eureka.
Karena, pada musim itu kita mengenakan sebuah teamwear Eureka seri "ERK A5009" . Berikut adalah penampakan nya.
Apakah ada masalah dengan Teamwear?
Tidak,Tidak sama sekali, Bukan itu permasalahanya. Karena pada 2009 dan 2010 pun kita sebenarnya menggunakan Teamwear dari Diadora dan Lotto. Namun,Kerjasama yang terjalin pun Jelas. Supply dapat memenuhi kebutuhan tim dan Permintaan Konsumen.
Dan pada masa Eureka ini kita jadi mengenal apa itu "Beli Putus"
Pasalnya, Sejak Ligina 1, Bahkan Galatama 1979. Liga Indonesia mengharuskan segala pengelolaan secara Profesional, Termasuk dari Sponsorship dan Supply Apparel.
Ada Hal lain yang cukup di sayangkan, untuk saya Pribadi. Teamwear Eureka ini dijual bebas di Negara Asalnya, Bahkan di gunakan juga oleh Klub (Mungkin Sekelas) Tarkam disana. Namun, Klub Sebesar Persijap, dengan basis supporter yang sangat Banyak, Market yang sangat Luas dan JELAS, tidak ada Supply untuk Supporter yang mampu memenuhi Permintaan. Mungkin hal ini bisa jadi Pelajaran, bahwa pengelolaan apparel harus sungguh-sungguh. Jika hal ini terjadi di Tahun 90an,Wajar.tapi ini di Tahun 2014, Dimana Persijap adalah sebuah nama Besar di Kancah Pesepakbolaan Tanah Air.
![]() |
| Inilah sebuah alasan, Bahwa "APPAREL, JANGAN ASAL TEMPEL" |
![]() |
| Sumber : Instagram @fajarrusalem |
Masa Transisi dan Pembelajaran.
Pembekuan PSSI membuat Persijap berlaga di beberapa Turnamen seperti Polda Jateng dan ISC B. Perhelatan bergengsi pada tahun 2015 dan 2016 yang di ikuti oleh Persijap. Apparel Ricksport Dan Calsie digunakan oleh Persijap untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Meski demikian, Pihak Management sendiri sudah berusaha untuk menangani dengan baik masalah Apparel untuk kebutuhan Tim dan Supporter.
Era Liga 2 2017 secara resmi bergulir, Persijap mulai berpikir soal Kualitas dan Design, Dipilihlah Apparel Lokal asal kota Bogor, MBB untuk Menjadi Partner. Ya, Apparel terbaik menurut saya yang tidak didukung oleh Prestasi Klub. Sehingga membuat Persijap ke Liga 3 pada musim 2018.
Namun, Supply Jersey tidak Berhenti. Al Iksan, Apparel asal Negeri Jiran tersebut hanya mampu membawa Persijap sampai babak 16 Besar liga 3 '2019.0 Di musim yang sama, Untuk Gelaran Piala Indonesia, Persijap di Suplly oleh Apparel Lokal, eLKa, Apparel yang di khususkan untuk mengikuti kejuaraan Piala Indonesia saja.
Namun, Supply Jersey tidak Berhenti. Al Iksan, Apparel asal Negeri Jiran tersebut hanya mampu membawa Persijap sampai babak 16 Besar liga 3 '2019.0 Di musim yang sama, Untuk Gelaran Piala Indonesia, Persijap di Suplly oleh Apparel Lokal, eLKa, Apparel yang di khususkan untuk mengikuti kejuaraan Piala Indonesia saja.
![]() |
| Persijap menggunakan Apparel Al Iksan dari Malaysia untuk Liga 3 2018 |
![]() |
| Apparel eLKa yang digunakan untuk menjalani Gelaran Piala Indonesia 2018 |
Dan pada 2019, lagi lagi Apparel asal Malaysja yaitu Kaki Jersi memasok kebutuhan Pemain dan Supporter untuk Liga 3 2019, dengan mengeluarkan dua Versi, Supporter dan Player Issue, Untuk Home berwarna Merah, dan Away berwarna Hitam. menemani Perjalanan Tim ini mengarungi Liga 3 sampai menjadi Juara.
Meski demikian, tentu ada kekurangan yang terdapat pada Apparel Kaki Jersi. Salah satunya ialah Emblem Logo Kaki Jersi yang tidak menggunakan bahan Premium seperti yang di Posting beberapa waktu sebelumnya. Mungkin beberapa Persijap Fans cukup Kecewa akan hal ini. Setelah menunggu namun yang didapat adalah bahan Polyflex. Dan untuk Patch "Player Issue" dengan "Trus Karya Tataning Bumi" dibagian bawah Jersey, Sangatlah cepat luntur.
Dan satu lagi yang cukup saya sayangkan, Name Set pemain.
Namun Perlu di Apresiasi untuk usaha Kaki Jersi dalam memasok kebutuhan Tim.
Apabila kita bicara mengenai jersey dan kostum kebesaran suatu klub tidak akan ada habisnya. Seiring dengan berjalanya waktu, perkembangan teknologi, minat konsumen yang meningkat terhadap jersey klub lokal. Tentunya hal tersebut harus di sesegera mungkin di siasati oleh klub. Pasalnya, hal tersebut dapat membawa keuntungan bagi suatu klub, termasuk Persijap Jepara.
Musim Liga 2 tahun 2020 tentu harus ada perubahan yang lebih baik dalam penanganan Jersey dan Apparel Klub. Melihat klub lain yang mulai mandiri dengan membuat Self Apparel, hal tersebut memungkinkan klub dapat kuasa lebih untuk Jersey yang benar benar di inginkan dan dibutuhkan dari segi kualitas, design dan jumlah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan Klub dalam mengarungi Liga dan Permintaan Fans.
Semoga dengan semangat Juara,dan Perjalanan panjang tim Laskar Kalinyamat mampu membuat dan memuaskan Konsumen dalam hal ini, yaitu Jersey Klub. Yang tak lain adalah sebuah Identitas dan Bagian dari sejarah.
Apa harapan kalian untuk Klub dalam memilih Apparel di Liga 2 musim 2020?
Silahkan lanjut di Komentar.
Terima kasih.
Kritik dan Saran sangat di persilahkan, Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan dalam penulisan. Ini semua berdasarkan pendapat saya pribadi.
Wassalamualaikum.
![]() |
| Bisa dikatakan, Kaki Jersi adalah Apparel Luar Dengan Customer Retention terbaik. |
![]() |
Dan satu lagi yang cukup saya sayangkan, Name Set pemain.
Namun Perlu di Apresiasi untuk usaha Kaki Jersi dalam memasok kebutuhan Tim.
![]() |
| Logo Premium dari Kaki Jersi |
Apabila kita bicara mengenai jersey dan kostum kebesaran suatu klub tidak akan ada habisnya. Seiring dengan berjalanya waktu, perkembangan teknologi, minat konsumen yang meningkat terhadap jersey klub lokal. Tentunya hal tersebut harus di sesegera mungkin di siasati oleh klub. Pasalnya, hal tersebut dapat membawa keuntungan bagi suatu klub, termasuk Persijap Jepara.
Musim Liga 2 tahun 2020 tentu harus ada perubahan yang lebih baik dalam penanganan Jersey dan Apparel Klub. Melihat klub lain yang mulai mandiri dengan membuat Self Apparel, hal tersebut memungkinkan klub dapat kuasa lebih untuk Jersey yang benar benar di inginkan dan dibutuhkan dari segi kualitas, design dan jumlah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan Klub dalam mengarungi Liga dan Permintaan Fans.
Semoga dengan semangat Juara,dan Perjalanan panjang tim Laskar Kalinyamat mampu membuat dan memuaskan Konsumen dalam hal ini, yaitu Jersey Klub. Yang tak lain adalah sebuah Identitas dan Bagian dari sejarah.
Apa harapan kalian untuk Klub dalam memilih Apparel di Liga 2 musim 2020?
Silahkan lanjut di Komentar.
Terima kasih.
Kritik dan Saran sangat di persilahkan, Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan dalam penulisan. Ini semua berdasarkan pendapat saya pribadi.
Wassalamualaikum.














































Komentar
Posting Komentar