Langsung ke konten utama

Bambang "Pamungkas"

Sumber : Tabloid Bola 2007
Sugeng ambal warsa yang ke 40 , Mas Bepe. Cah Getas jebolan Diklat Salatiga yang menjadi Ikon Sepakbola Nasional. Sosok seorang Pemimpin di lapangan hijau. Kaum intelek dalam bidang Akademis. Sebuah karakter yang mungkin akan sangat sulit di temukan lagi di kancah Sepakbola Indonesia dalam waktu dekat.
Definisi dari pemain professional. Karir yang cemerlang didalam maupun luar negri dan masuk dalam jajaran Pemain Sepakbola yang Sukses.

Untuk generasi 2000an awal, hingga menjelang Bepe pensiun, sudah hampir pasti sosok Bambang Pamungkas menjadi Inspirasi bagi mereka yang mencita-citakan menjadi seorang Pemain Sepakbola professional.


Berseragam Timnas sejak belia dan muncul dalam masa transisi Striker Bintang langganan Timnas 90an akhir seperti Kurniawan, Rocky Putiray dan Widodo C Putro, Bambang Pamungkas seperti Angin segar pada jaman itu dan mampu membuktikan kelasnya sebagai salah satu striker lokal terbaik langganan tim nasional.

Farewell Ceremony Bambang Pamungkas usai laga Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya,  dan mungkin akan lagi pemain di era dia dulu yang akan mengakhiri karir sepakbolanya. Setelah itu, di era industri Sepakbola ini mungkin tidak akan ada lagi sosok sentral aktor lapangan hijau seperti Bambang Pamungkas dulu. Semua akan memiliki peran, semua posisi akan diisi oleh pemain yang akan menjadi bintang, bahkan anak gawang sekalipun.
Rasanya kurang tepat, Untuk Melabelkan pemain terbaik sepanjang masa pada seorang pemain, Termasuk mas Bepe.
Namun, Bepe termasuk salah satu diantaranya. Terima kasih telah menginspirasi Mas Bepe.

Tetap Semangat dan Sukses Selalu ✊

Junaidi Stand // Jepara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEPARA DARI KEJAUHAN MATA

  Oleh : Sun Semper Chi Alarm berdering pukul lima pagi. Badanku terasa berat. Kedua kelopak mata terasa  mengunci tak mau dibuka. Jemariku mulai merambat ke arah suara. Kuintip sebentar, masih terlalu pagi untukku yang tinggal di bilik kos tanpa orang tua. Bunyi alarm hilang diganti suara berisik tetangga. Jarak jendela kamar tidak sampai tiga meter dari bibir jalan. Mungkin lewat celah-celah ventilasi. Obrolan pagi hingga suara knalpot motor tua. Pagiku sering kali terganggu dengan suara masyarakat urban di tengah kota. Tak apalah, toh juga mereka tidak sampai menyiramiku karena bangun kesiangan. "Apa yang baru dengan hari ini? Sepertinya masih sama dengan pagi-pagi kemarin," pikirku seraya menata posisi untuk tidur kembali. ”Siapa tahu kali ini sepak bola Jepara mau berbenah,” seperti biasa, aku sering kali berkhayal. Musim baru, tetapi terasa hambar seperti musim-musim sebelumnya. Beberapa pemain silih  berganti. Beberapa masih bertahan. Pelatih baru mengganti pelatih...

Buruh dan Sepakbola, Kami bagian dari keduanya.

Lahir, besar dan hidup di kota yang perlahan tapi pasti berkembang menjadi kota industri, sedikitnya diantara kami ada yang mengadu nasib sebagai petugas keamanan, operator fork lift, atau memantau dari ketinggian sebuah tower dan berbagai profesi lain nya didalam sebuah perusahaan. Dengan latar belakang kami sebagai penggemar fanatik dari sebuah klub sepakbola, suasana ketika bekerja menjadi berbeda ketika satu sama lain diantara kami memiliki kecintaan yang sama. Solidaritas, Tenggang rasa dan kebersamaan jauh lebih harmonis ketika kami tau bahwa Sepakbola dapat menyatukan kita, termasuk dalam dunia kerja. Dan bagi saya pribadi, memaknai hari buruh setiap tahun nya adalah seperti sebuah agenda dimana kami bagian dari Kelas Pekerja dan Supporter Sepakbola. Selamat Hari Buruh ✊

MENJAGA HEGEMONI

Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan di laga kandang pada lanjutan liga super indonesia 2010/2011      Saat aku menginjak usia remaja, dalam hidupku aku belum mengetahui apa keinginanku, Apa yang membuat hidup terasa greget, semangat dan lain sebagainya. Dirumah aku memiliki seorang kakak sepupu laki laki. Aku tidak tau kala itu apa kegiatan kesukaanya selain mengukir, Jepara memang terkenal sebagai kota ukir, dan kakak ku ini,Siswanto namanya. Dia sangat hebat sekali untuk soal mengukir. Dan inilah salah satu hasil karyanya. Hari hari biasanya kami memetik Jagung dan Mangga di kebun. Menghisap sebatang tebu yang sangat manis di sebrang kali. Setiap hari kita lakukan itu sepulangnya dari sekolah. Dan pada malam hari, Kita Menghabiskan malam untuk Menyaksikan aksi Landon Donovan di layar kaca pada putaran Piala Dunia 2006 sebelum akhirnya,Kakak ku ini menjadi penggemar berat Fernando Torres sejak dia bersinar di Euro 2008. Mas Sis Bercerita tentang seora...