Langsung ke konten utama

KADO UNTUK HARI KEMERDEKAAN


Sabtu petang, 11 Agustus 2018 Mungkin ada jutaan pasang mata menatap layar kaca atau juga ada yang menghadiri langsung pertandingan final antara Indonesia melawan Thailand dalam kejuaraan AFF U 16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang pernah menjadi saksi Timnas U-19 menjuarai AFF 2013 lalu.

Harapan, Doa dan Dukungan tentunya tercurah untuk Garuda Muda yang memperjuangkan nama Indonesia di kancah pesepakbolaan internasional meskipun masih dalam lingkup Asia Tenggara. Haru, Situasi yang cukup emosional dan detak jantung yang berdebar lebih dari biasanya pun terjadi. Moment moment di 80 menit waktu normal pertandingan dan adu penalti menunjukan semangat anak anak Indonesia kepada dunia bahwa Indonesia bukan tim yang sembarangan. Sportifitas yang ditunjukan oleh adik adik U-16 di lapangan, Kedewasaan teman teman supporter dan karena saya hanya memantau dari Televisi, Perangkat pertandingan sudah cukup melaksanakan tugasnya dengan baik. Mungkin ini adalah awal dan pembuktian bahwa sepakbola Indonesia bisa untuk ke arah yang lebih baik untuk tampil di pentas dunia,Semoga.

Melihat teman teman supporter yang hadir langsung dan memberi dukungan penuh satu suara untuk timnas Indonesia, seperti menunjukan bahwa Bhineka Tunggal Ika benar benar bisa terwujud. Orang tua, Anak Anak, Pria Wanita,Artis,Gubernur,Dan siapun bersatu padu berdiri 90 menit lebih memberi dukungan yang Luar Biasa dahsyat kepada adik adik aset penerus bangsa. Saya pun bahagia melihatnya. Sudahlah, Jangan pecah pecah kami dengan politik dan kepentingan pihak pihak tertentu. Bangsa ini adalah bangsa yang luar biasa, dan malam ini kita buktikan bahwa kita adalah Sang Juara.

Semoga bibit unggul ini akan terus berkembang dan mengharumkan nama Indonesia dimana pun, Perjalanan adik adik masih panjang. Ayo kita dukung dan kawal perjuangan itu jangan sampai terkontaminasi oleh kepentingan yang menguntungkan hanya beberapa pihak namun mempertaruhkan dan merugikan nama baik serta harkat dan martabat Negara kita, Indonesia Tercinta.

Selamat merayakan kemenangan untuk malam ini, Warga Indonesia.

Teruntuk adik adik ku, Terima kasih untuk malam ini dan malam malam sebelumnya. Untuk perjalanan serta perjuangan untuk malam malam selanjutnya tentu akan lebih berat dan sangat panjang. Namun dukungan dan doa kami tentu tak akan berhenti hanya sampai disini.

Tetaplah percaya, Bahwa kalian tidak dilahirkan dan di besarkan di negri sembarangan, negri ini membutuhkan pejuang pejuang hebat seperti yang kalian tunjuk kan malam ini.

Sekali lagi, Terima kasih. Dan selamat mimpi indah. Tapi jangan lupa untuk bangkit lagi dan mempersiapkan diri di ruang lingkup kejuaraan yang lebih luas dan tentu lebih berat perjuanganmu.

Salam, INDONESIA JUARA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEPARA DARI KEJAUHAN MATA

  Oleh : Sun Semper Chi Alarm berdering pukul lima pagi. Badanku terasa berat. Kedua kelopak mata terasa  mengunci tak mau dibuka. Jemariku mulai merambat ke arah suara. Kuintip sebentar, masih terlalu pagi untukku yang tinggal di bilik kos tanpa orang tua. Bunyi alarm hilang diganti suara berisik tetangga. Jarak jendela kamar tidak sampai tiga meter dari bibir jalan. Mungkin lewat celah-celah ventilasi. Obrolan pagi hingga suara knalpot motor tua. Pagiku sering kali terganggu dengan suara masyarakat urban di tengah kota. Tak apalah, toh juga mereka tidak sampai menyiramiku karena bangun kesiangan. "Apa yang baru dengan hari ini? Sepertinya masih sama dengan pagi-pagi kemarin," pikirku seraya menata posisi untuk tidur kembali. ”Siapa tahu kali ini sepak bola Jepara mau berbenah,” seperti biasa, aku sering kali berkhayal. Musim baru, tetapi terasa hambar seperti musim-musim sebelumnya. Beberapa pemain silih  berganti. Beberapa masih bertahan. Pelatih baru mengganti pelatih...

Buruh dan Sepakbola, Kami bagian dari keduanya.

Lahir, besar dan hidup di kota yang perlahan tapi pasti berkembang menjadi kota industri, sedikitnya diantara kami ada yang mengadu nasib sebagai petugas keamanan, operator fork lift, atau memantau dari ketinggian sebuah tower dan berbagai profesi lain nya didalam sebuah perusahaan. Dengan latar belakang kami sebagai penggemar fanatik dari sebuah klub sepakbola, suasana ketika bekerja menjadi berbeda ketika satu sama lain diantara kami memiliki kecintaan yang sama. Solidaritas, Tenggang rasa dan kebersamaan jauh lebih harmonis ketika kami tau bahwa Sepakbola dapat menyatukan kita, termasuk dalam dunia kerja. Dan bagi saya pribadi, memaknai hari buruh setiap tahun nya adalah seperti sebuah agenda dimana kami bagian dari Kelas Pekerja dan Supporter Sepakbola. Selamat Hari Buruh ✊

MENJAGA HEGEMONI

Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan di laga kandang pada lanjutan liga super indonesia 2010/2011      Saat aku menginjak usia remaja, dalam hidupku aku belum mengetahui apa keinginanku, Apa yang membuat hidup terasa greget, semangat dan lain sebagainya. Dirumah aku memiliki seorang kakak sepupu laki laki. Aku tidak tau kala itu apa kegiatan kesukaanya selain mengukir, Jepara memang terkenal sebagai kota ukir, dan kakak ku ini,Siswanto namanya. Dia sangat hebat sekali untuk soal mengukir. Dan inilah salah satu hasil karyanya. Hari hari biasanya kami memetik Jagung dan Mangga di kebun. Menghisap sebatang tebu yang sangat manis di sebrang kali. Setiap hari kita lakukan itu sepulangnya dari sekolah. Dan pada malam hari, Kita Menghabiskan malam untuk Menyaksikan aksi Landon Donovan di layar kaca pada putaran Piala Dunia 2006 sebelum akhirnya,Kakak ku ini menjadi penggemar berat Fernando Torres sejak dia bersinar di Euro 2008. Mas Sis Bercerita tentang seora...