Langsung ke konten utama

PROFESIONAL, TANPA ADA YANG TERTINGGAL (Part 1)


PERSIJAP "MASIH" JEPARA, DAN AKAN BEGITU SELAMANYA

Kita adalah manusia dan rasa takut pasti ada . Namun sepakbola mengajarkan kita untuk selalu bersiap akan hal terburuk dan berharap untuk yang terbaik.

Sepakbola mengajarkan bagaimana Memenangkan sebuah pertandingan tanpa harus merugikan pihak lawan.
Dan Menerima kekalahan tanpa harus menyalahkan ,apalagi sampai 'Menuduh' si Pemenang.

Namun Menang atau Kalah hanyalah Hasil Akhir, yang mana sejatinya hal terpenting adalah berjuang tanpa henti, gagal coba lagi. Ada Proses serta Perjalanan Panjang yang harus dilalui oleh semua elemen dan pelaku sepakbola.

Sepakbola adalah Alat Pemersatu, Dan Selamanya akan tetap Begitu.

Sekalipun memasuki era industri sepakbola, Klub dan Aspek lain yang menopang keberlangsungan hidup unsur unsur didalam sepakbola haruslah sejalan berdampingan dalam Satu Visi dan Misi,termasuk Investor dan pihak pihak yang mendanai operasional dan pengembangan suatu Klub.

Peresmian tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang Liga 2 Indonesia Musim 2020 yang dilakukan pada Jumat 17 Januari 2019 di Hotel Gran Melia Jakarta menuai Pro dan Kontra. Pasalnya ada pemandangan yang membuat dahi akan berkerut seketika bagi beberapa teman teman Jepara Fans , Karena ada Penambahan Nama di Persijap yaitu menjadi Persijap Oasis Water.

Tentu ada Penolakan dan tidak sedikit yang Setuju. Tidak ada pemberitahuan serta diskusi terlebih dahulu kepada supporter akan Penambahan nama itu menjadi alasan sebuah penolakan. Karena beberapa sahabat saya mengatakan, "Kita ini sebagai supporter di anggap atau tidak sih?"

Menolak tentu memiliki alasan dan Setuju pun pasti punya tujuan agar tim ini lebih baik kedepanya.

Sebelumnya saya pribadi tidak berada di pihak pak Iqbal selaku Presiden klub dalam penambahan nama sponsorship, namun juga dikatakan menolak akan hal ini tidak.
Siapa yang tidak ingin melihat tim ini kembali seperti sedia kala seperti pada masa Jaya dulu dan merupakan tim yang cukup di segani di Liga Indonesia?
Hanya saja,hal semacam ini tentu perlu ada pembahasan terlebih dahulu,bukan?

Ada yang menganggap ini masalah namun ada juga yang menganggap ini solusi.

Dan, Semuanya sama sama baik , saya yakin semuanya mencintai tim ini. Sama sama ingin tim ini tetap Eksis di kancah sepakbola nasional, dan memiliki pengelolaan yang sehat dengan pendanaan kuat.

Kembali lagi pada kalimat yang saya utarakan di awal, bahwa Semua memiliki ketakutan yang sama. Persijap Fans takut kehilangan Sejarah yang sudah di ukir sejak awal berdiri pada 11 April 1954 karena hal tersebut adalah "Ruh" bagi tim yang Merupakan Identitas di Kota Jepara.
Begitu juga dengan Pihak Oasis, Setelah menjadi tulang punggung tim selama gelaran Liga 3 2019 lalu, Oasis tidak ingin tim ini kembali terpuruk. Maka Oasis tentunya ingin memberikan yang terbaik juga untuk tim ini di musim Liga 2 2020,mungkin kedepanya.

Semua bisa di selesaikan dengan Bahasa.

Sebuah argumen penolakan dari seorang sesepuh supporter mengatakan bahwa ,

"Persijap didirikan untuk sebuah hiburan masyarakat, mewakili nama kota ini di ajang sepakbola, mewujudkan mimpi anak anak putra daerah jepara untuk membela kebanggaanya dan hal positif lain agar mempersatukan masyarakat jepara dalam sebuah ruang dan wadah bernama Persatuan Sepakbola Indonesia Jepara, Pondasi awalnya didirikan tim ini untuk sebuah Kebanggaan, bukan mencari keuntungan."

Sumber Khasanah Arsip Jepara
Lalu Untuk pihak sponsor, yaitu 'Oasis' yang telah berdiri sejak 1984 , tentu kepentingan bisnis dan mencari laba adalah tujuanya.

Bagi saya Pribadi, Poin tersebut terdapat pada baris ke empat postingan akun resmi klub pada tanggal 17 Januari 2020 ketika penambahan nama Persijap Oasis Water yang berbunyi sebagai berikut. 

Tujuan Saya Melampirkan Ini, Agar kita sama sama Memahami Guna Mencapai Kesepakatan Bersama 🙏

Apakah keduanya bertolak belakang? 
Tidak, sama sekali Tidak. Menggaet Persijap Jepara tentu adalah salah satu bukti nyata kepedulian Oasis terhadap tim kebanggaan Warga Jepara.

Sumber : Official Account Persijap Jepara

Persijap dan Oasis bisa berjalan berdampingan guna mencapai cita cita kita bersama.
Persijap memiliki Sejarah dan Perjalanan panjang, hal tersebut merupakan Warisan yang harus dijaga oleh semua elemen sepakbola yang ada di Jepara. Dimana itu memberikan "Ruh" pada Tim ini, Semangat yang akan selalu tumbuh. Ditambah Dukungan Materi yang di Berikan Oasis pada musim 2019 lalu membuat tim ini bisa merengkuh gelar juara.
Begitupun dengan Oasis, Berdiri sejak 1984 , Brand Oasis dikenal luas oleh Masyarakat sebagai AMDK (Air Minum Dalam Kemasan)  yang menjadi Pilihan konsumen, bukan hal mudah untuk meraih itu semua bagi Oasis, ada Proses pencapaian yang dilakukan oleh Oasis untuk menjadi Brand Besar.

Sejarah Panjang, Nama Besar dan Branding yang kuat. Namun kita lihat kembali, Liga yang kita ikuti belum sepenuhnya Sempurna, Bukan buruk ya, Liga ini juga masih Berproses ke arah yang lebih baik. Tidak perlu terlalu jauh menengok ke era Perserikatan atau Galatama, namun di era Ligina sendiri sudah berapa banyak Klub yang tumbang? Apakah karena masalah finansial? Bisa jadi. Akan tetapi hal tersebut bisa di hindari apabila Operator Liga dan Kompetisi juga di kelola dengan Baik.

Jadi, dengan demikian, Ayo bangkit bersama, berjalan berdampingan, menjadi Klub dan Brand Profesional dalam mengarungi Liga ini, Memulai sebuah upaya Pengelolaan,  Pendanaan dan Pengawasan yang didasari Kesepakatan Bersama antar seluruh elemen dan stakeholder secara Sehat.

#PersijapJepara
#MinunOasis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang Tertinggal, Di Hari Kemerdekaan.

 Tak nampak mbah muria dari tempatku biasa memandangnya di pagi ini. Kabut dan awan yang menyelimuti gugusan muria raya seakan bergerak lambat, bahkan mungkin lebih lambat dari roda perputaran segala aspek yang terjadi di kota ini, kota tempatku berdiri saat ini, dimana aku berada di sebuah tempat yang 75 tahun silam, para pendiri memberanikan diri mendeklarasi kedaulatan sebuah negri. Ya, Kemerdekaan Ibu Pertiwi. Pada pagi ini, yang masih dan akan selalu berputar hanya pertanyaan di isi kepala yang belum terjawab, mungkin sudah, tetapi aku tak mencoba mencarinya untuk aku coba temukan sebuah jawaban. Justru sirine masjid memberikan penguman, Satu insan kembali pada kesempurnaan. Ya, terkadang bagiku kematian justru menyelamatkan bagi orang,Mungkin juga itu yang di Pikirkan oleh para pejuang yang Gugur di medan perang dulu, "Merdeka Atau Mati." , "Hidup Mulia, Agau Mati Syahid." . Bagaimana tidak? Untuk saat ini yang katanya sudah 75 tahun merdeka, Setiap pagi, aku ...

JEPARA DARI KEJAUHAN MATA

  Oleh : Sun Semper Chi Alarm berdering pukul lima pagi. Badanku terasa berat. Kedua kelopak mata terasa  mengunci tak mau dibuka. Jemariku mulai merambat ke arah suara. Kuintip sebentar, masih terlalu pagi untukku yang tinggal di bilik kos tanpa orang tua. Bunyi alarm hilang diganti suara berisik tetangga. Jarak jendela kamar tidak sampai tiga meter dari bibir jalan. Mungkin lewat celah-celah ventilasi. Obrolan pagi hingga suara knalpot motor tua. Pagiku sering kali terganggu dengan suara masyarakat urban di tengah kota. Tak apalah, toh juga mereka tidak sampai menyiramiku karena bangun kesiangan. "Apa yang baru dengan hari ini? Sepertinya masih sama dengan pagi-pagi kemarin," pikirku seraya menata posisi untuk tidur kembali. ”Siapa tahu kali ini sepak bola Jepara mau berbenah,” seperti biasa, aku sering kali berkhayal. Musim baru, tetapi terasa hambar seperti musim-musim sebelumnya. Beberapa pemain silih  berganti. Beberapa masih bertahan. Pelatih baru mengganti pelatih...

TARIK NAPAS : "APPAREL,JANGAN ASAL TEMPEL"

Jersey Away Hitam yang membawa Persijap Juara mengalahkan PSKC Cimahi pada 29 Desember 2019 di Partai Final Liga 3 Indonesia 2019 Hallo, Apakabar, Semoga Sehat selalu. Pertama Tama saya ucapkan Selamat, Untuk Tim Laskar Kalinyamat,Persijap Jepara yang berhasil menjadi Jawara Liga 3 Musim 2019 dan Naik Kasta ke Liga 2. Setelah penantian panjang selama 17 Tahun setelah terakhir kali Persijap mempersembahkan sebuah Trophy untuk Kota Jepara . Semoga ini menjadi Awal yang baik untuk kita semua terutama warga Jepara.  Menjadikan semangat yang lebih Positive untuk menjalani hari hari yang cukup berat.  Dan hampir 2 pekan berlalu setelah Juara dan Usai Libur Natal dan Tahun Baru. Kini kita menatap kembali Liga 2 '2020 dan Musim ini dengan optimis. Tentu dengan segala Persiapan dan segala sesuatu yang lebih matang karena Liga 2 tentu lebih berat nantinya.  Tim sendiri sudah terlihat mempersiapkan langkah awal dengan mempertahankan Pelatih Sahala Saragih untuk me...