![]() |
| Source : AFC |
Setelah menekuk Nepal dengan skor yang cukup fantastis, selesai sudah perjuangan tim nasional Indonesia di babak kualifikasi Piala Asia 2023 Grup A . Penantian panjang pendukung setia tim nasional Indonesia terbayar sudah untuk menyaksikan tim kebanggaan berlaga di kancah tertinggi dan bergengsi AFC Piala Asia. Perjuangan sejak babak Play Off yang mengorbitkan Ramai Rumakiek, Terbayar Lunas.
Dengan letak geografis membentang luas dari barat yang berbatasan dengan eropa dan afrika hingga ketimur dengan laut pasifik, Tim yang berlaga di tingkat Konfederasi Asia atau AFC tentu memiliki perjuangan ekstra keras dan cukup panjang. Terdapat 5 anak organisasi di setiap regional dari barat sampai timur dan 47 Anggota Negara, Menjadi 24 tim terbaik (pada gelaran sebelum 2019 hanya 16 peserta) yang berlaga di Piala Asia 2023 dan beberapa edisi sebelumnya tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap tim nasional sepakbola dari berbagai negara di seluruh penjuru asia. Dan tadi malam, Indonesia mengunci satu tempat dalam 24 tim terbaik se Asia untuk berlaga di tahun depan.
Jika dilihat dari luas wilayah dan keikutsertaan negara yang tergabung dalam suatu konfederasi, dengan wilayah yang cenderung lebih kecil secara geografis dan jarak tempuh yang terjangkau diantara satu dan negara lain nya, Piala Euro yang merupakan kejuaraan antar negara bergengsi ke dua setelah piala dunia terdapat 24 tim nasional yang berlaga sejak gelaran 2016, sedangkan untuk Asia sendiri baru memberi kesempatan pada beberapa negara untuk mengikuti kompetisi Piala Asia dengan 24 peserta pada tahun 2019 di Uni Emirat Arab.
15 tahun penantian untuk berlaga di ajang paling bergengsi kejuaraan antar negara anggota konfederasi sepakbola asia bagi tim nasional indonesia dan ribuan pendukung setia rasanya bukanlah waktu yang sebentar, meskipun masih lekat dalam ingatan euforia Piala Asia pada tahun 2007 ketika baliho Ponaryo Astaman Dan Bambang Pamungkas terpampang di setiap sudut ruang dan terutama sepanjang ruas Asia Afrika Senayan dimana setiap pilar beton proyek mangkrak monorail terdapat tulisan yang cukup memorable, yaitu "Ini Kandang Kita."
Kesempatan untuk kembali menjadi tuan rumah cukup terbuka bagi indonesia untuk gelaran Piala Asia 2023, dimana apabila hal tersebut di wujudkan, secara otomatis timnas pun akan berlaga di gelaran yang berlangsung 4 tahunan itu. Namun Pasukan Garuda memilih berjuang terlebih dahulu untuk memastikan dan memantaskan diri mengikuti kejuaraan tersebut. Pasalnya, lolos atau tidaknya Tim Nasional ke ajang Piala Asia merupakan sebuah tolak ukur bagi kemajuan dan perkembangan yang sudah di bangun di tangan Shin Tae Young.
Dengan demikian, selamat berbahagia bagi masyarakat Indonesia khususnya pecinta sepakbola tanah air. Perjuangan masih cukup panjang dan terjal di babak final Piala Asia 2023.

Komentar
Posting Komentar